Sabtu

soal ips! it's all about the money money money~~~~~~~~


SOAL LATIHAN IPS KELAS IX
  1. Jelaskan pengertian uang
  2. Sebutkan fungsi asli uang
  3. Sebutkan fungsi turunan uang
  4. Sebutkan jenis-jenis uang
  5. Jelaskan yang dimaksud dengan cek
  6. Jelaskan yang dimaksud dengan Bilyet Giro
  7. Sebutkan mata uang yang berlaku di beberapa negara tetangga
  8. Sebutkan macam-macam nilai uang
  9. Jelaskan yang dimaksud dengan nilai internal dan eksternal
  10. Jelaskan yang dimaksud dengan nilai intrinsik dan nominal
  11. Jelaskan yang dimaksud dengan inflasi dan deflasi
  12.  Jelaskan yang dimaksud dengan kurs
  13. Jelaskan yang dimaksud dengan bank
  14. Sebutkan macam-macam bank berdasarkan fungsinya
  15. sebutkan macam-macam bank berdasarkan kemampuan menciptakan alat pembayaran
  16. sebutkan macam-macam bank berdasarkan hukum/prinsip melaksanakan usaha
  17. sebutkan wewenang bank semtral
  18. sebutkan fungsi bank umum
  19. sebutkan fungsi BPR
  20. sebutkan produk bank
  21. sebutkan contoh kredit pasif
  22. sebutkan contoh kredit aktif
  23. jelaskan perbedaan deposito dan sertifikat deposito
  24. jelaskan yang dimaksud dengan LKBB
  25. sebutkan contoh LKBB
  26. Kosipa memberikan pinjaman kepada siapa?
  27. Pegadaian memberikan pinjaman kepada siapa
  28. Surat perjanjian antara pihak tertanggung dengan pihak penanggung disebut
  29. uang yang dibayarkan oleh pihak tertanggung dengan pihak penanggung disebut
  30. Dana pensiun berasal dari
  31. Jelaskan perbedaan eksport dan import
  32. Sebutkan factor pendorong terjadinya perdagangan internasional
  33. Sebutkan dampak positif perdagangan internasional
  34. Sebutkan dampak negative perdagangan internasional
  35. Sebutkan manfaat perdagangan internasional
  36. Sebutkan sumber-sumber devisa
  37. Sebutkan tujuan penggunaan devisa
  38. Sebutkan macam-macam alat pembayaran internasional
  39. Sebutkan macam-macam neraca perdagangan
  40. Jelaskan pengertian neraca pembayaran
  41. Jelaskan yang dimaksud dengan kurs jual dan kurs beli
  42. Berikan contoh perhitungan jual beli /pertukaran valuta asing
  43. Sebutkan hambatan perdagangan internasional
  44. Jelaskan perbedaan perdagangan dalam negeri dengan perdagangan internasional
  45. Sebutkan contoh komoditas ekspor dan import

tugas ips


NO
NAMA PERISTIWA
TEMPAT & WAKTU
PENYEBAB
JALANNYA PERISTIWA
TOKOH
1.       
Insiden bendera tunjungan
Hotel yamato, Jl. Tunjungan no.65 Surabaya, 18 september 1945
Pengibaran bendera belanda (merah-putih-biru)di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara, tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya.
Sekelompok orang Belanda di bawah pimpinan Mr. W.V.Ch Ploegman pada sore hari tanggal 18 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara. Keesokan harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.

Sudirman, Sidik, Hariyono
2.       
Tindakan Heroik di Ujung Pandang




3.       
Pertempuran 5 hari di Semarang
15 Oktober 1945 (walau kenyataannya suasana sudah mulai memanas sebelumnya) dan berakhir tanggal 20 Oktober 1945


Larinya tentara Jepang dan tewasnya dr. Kariadi

Diawali saat kalangan pemuda Semarang berniat untuk memindahkan 400 orang tawanan Jepang dari pabrik gula Cepiring ke Penjara Bulu. Diperjalanan sebagian tawanan Jepang berhasil melarikan diri & meminta perlindungan dari Kido Butai. Keesokannya pasukan Jepang melakukan serangan dengan merebut kota Semarang dari markasnya di Jatingaleh. Desas-desus tentang adanya peracunan air minum makin memperkeruh suasana. Dr. Kariyadi, Kepala Lab Pusat Rumah Sakit Rakyat yang sedang memeriksa air minum tersebut menjadi korban penembakan. Dalam pertempuran yang berlangsung 5 hari (15-20 Oktober 1945), sekitar 2000 pemuda gugur dan ratusan lainnya luka-luka.
1.      dr. Kariadi
2.      Mr.Wongsonegoro Gubernur Jawa Tengah yang sempat ditahan oleh Jepang.
3.      Dr. Sukaryo dan Sudanco Mirza Sidharta Tokoh Indonesia yang ditangkap oleh Jepang bersama Mr. Wongsonegoro.
4.      Mayor Kido (Pemimpin Kidobutai) Pimpinan Batalion Kidobutai yang berpusat di Jatingaleh.
5.      drg. Soenarti Istri dr. kariadi
6.      Kasman Singodimejo Perwakilan perundingan gencatan senjata dari Indonesia.
7.      Jenderal Nakamura Jenderal yang ditangkap oleh TKR di Magelang

4.       
Pertempuran medan area
Medan, 1 Desember 1945
Sebuah insiden terjadi di hotel Jalan Bali, Medan pada tanggal 13 Oktober 1945. Saat itu seorang penghuni hotel (pasukan NICA) merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih yang dipakai pemuda Indonesia.
Sebuah insiden terjadi di hotel Jalan Bali, Medan pada tanggal 13 Oktober 1945. Saat itu seorang penghuni hotel (pasukan NICA) merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih yang dipakai pemuda Indonesia. Hal ini mengundang kemarahan para pemuda. Akibatnya terjadi perusakan dan penyerangan terhadap hotel yang banyak dihuni pasukan NICA. Pada tanggal 1  Desember 1945, pihak Sekutu memasang papanpapan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area (batas resmi wilayah Medan)di berbagai sudut kota Medan

Mr. Teuku Moh Hassan, para pemuda dan TKR
5.       
Pertempuran di Surabaya
Surabaya,10 November 1945
Terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby (Komandan Tentara Inggris)pada tanggal 30 Oktober 1945.
Pada tanggal 30 Oktober 1945 terjadi pertempuran yang hebat di Gedung Bank Internatio di Jembatan Merah. Pertempuran itu menewaskan Brigjen Mallaby. Akibat meninggalnya Brigjen Mallaby, Inggris memberi ultimatum, isinya agar rakyat Surabaya menyerah kepada Sekutu. Secara resmi rakyat Surabaya, yang diwakili Gubernur Suryo menolak ultimatum Inggris. Akibatnya pada tanggal 10 November 1945 pagi hari, pasukan Inggris mengerahkan pasukan infantri dengan senjatasenjata berat dan menyerbu Surabaya dari darat, laut, maupun udara. Rakyat Surabaya tidak takut dengan gempuran Sekutu. Bung Tomo memimpin rakyat dengan berpidato membangkitkan semangat lewat radio. Pertempuran berlangsung selama tiga minggu. Akibat pertempuran tersebut 6.000 rakyat Surabaya gugur

Bung Tomo, Gubernur Suryo.
6.       
Pallagan Ambarawa
Ambarawa, 20 November sampai tanggal 15 Desember 1945
Pertempuran meletus karena Sekutu secara sepihak membebaskan para interniran Belanda di Magelang dan Ambarawa
Pertempuran Ambarawa dimulai dari insiden yang terjadi di Magelang pada tanggal 26 Oktober 1945. Pada tanggal 20 November 1945 di Ambarawa pecah pertempuran antara pasukan TKR di bawah pimpinan Mayor Sumarto melawan tentara Sekutu. Pertempuran Ambarawa mengakibatkan gugurnya Letkol Isdiman, Komandan Resimen Banyumas. Posisi Letkol Isdiman kemudian digantikan oleh Letkol Soedirman. Kota Ambarawa berhasil dikepung selama 4 hari 4 malam oleh pasukan RI. Mengingat posisi yang telah terjepit, maka pasukan Sekutu meninggalkan kota Ambarawa tanggal 15 Desember 1945 menuju Semarang
Mayor Sumarto, Letkol Isdiman, Letkol Soedirman
7.       
Peristiwa Merah Putih di Manado
Manado, 14 Februari 1946
NICA menangkap para tokoh RI.
Pada bulan Desember 1945, pasukan Sekutu menyerahkan kekuasaan kota Manado kepada NICA. Stelah mendapat mandate itu, pasukan NICA segera melakukan penangkapan terhadap sejumlah tokoh RI untuk mengamankan kedudukan RI. Para bekas pasukan KNIL yang mendukung RI dikenal sebagai Pasukan Tangsi Hitam. Para pejuang itu membentuk Pasukan Pemuda Indonesia (PPI). PPI sering melakukan pertemuan rahasia untuk mengkoordinasikan kegiatan melawan NICA. Akan tetapi, kegiatan tersebut diketahui NICA. Akibatnya, beberapa pemimpin PPI ditangkap. Senjata pasukan KNIL pendukung RI dilucuti. Namun, tindakan NICA tersebut tidak menyurutkan tekad para pejuang Indonesia. Pada tanggal 14 Febuari 1946, PPI menyerbu NICA dimarkas Tangsi Putih di Teling. Dengan senjata seadanya, PPI mampu melepaskan para tawanan dan melawan komandan NICA dan pasukannya. Secara spontan para pejuang merobek warna biru pada Bendera Belanda di markas itu dan mengibarkan bendera Merah putih. Para pejuang juga berhasil menguasai markas NICA di Tomohon dan Tondano.

PPI
8.       
Bandung Lautan Api
Bandung, 23 Maret 1946
Pada tanggal 23 November 1945 pemimpin Sekutu di Bandung mengultimatum agar Bandung Utara segera dikosongkan dari pemuda bersenjata. Namun, para pemuda menolak menyerahkan senjata sehingga terjadi pertempuran yang sengit didalam kota
Pada tanggal 23 November 1945 pemimpin Sekutu di Bandung mengultimatum agar Bandung Utara segera dikosongkan dari pemuda bersenjata. Namun, para pemuda menolak menyerahkan senjata sehingga terjadi pertempuran yang sengit didalam kota. Pertempuran pertama terjadi pada tanggal 1 Desember 1945. Oleh karena pemerintah RI Jakarta para pemuda Bandung diminta menghentikan pertempuran dan harus mengosongkan kota Bandung. Dengan berat hati, para pemuda Bandung meninggalkan kota. Agar bangunan-bangunann peting di kota Bandung tidak dapat digunakan Sekutu sambil mundur mereka membakarnya. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 23 Maret 1946. seluruh wilayah kota Bandung diamuk oleh kobaran api. Peristiwa ini terkenal dengan peristiwa Bandung Lautan Api.

Muhammad Toha, Kol. A.H Nasution, Kolonel Hidayat
9.       
Pertempuran Margarana
Bali, 20 November 1946
Belanda mendirikan Negara Indonesia Timur (NIT)
Perang Puputan Margarana di Bali diawali dari keinginan Belanda mendirikan Negara Indonesia Timur (NIT). Letkol I Gusti Ngurah Rai, Komandan Resimen Nusa Tenggara, berusaha menggagalkan pembentukan NIT dengan mengadakan serangan ke tangsi NICA di Tabanan tanggal 18 Desember 1946. Konsolidasi dan pemusatan pasukan Ngurah Rai (yang dikenal dengan nama pasukan Ciung Wanara) ditempatkan di Desa Adeng Kecamatan Marga. Belanda menjadi gempar dan berusaha mencari pusat kedudukan pasukan Ciung
Wanara. Pada tanggal 20 November 1946 dengan kekuatan besar Belanda melancarkan serangan dari udara terhadap kedudukan Ngurah Rai di desa Marga.
Dalam keadaan kritis, Letkol I Gusti Ngurah Rai mengeluarkan perintah “Puputan” yang berarti bertempur sampai habis-habisan (fight to the end). Letkol I Gusti Ngurah Rai gugur beserta seluruh anggota pasukan dalam pertempuran tersebut
Letkol I Gusti Ngurah Rai
10.   
Pertempuran di Sulawesi Selatan
Makasar, Sulsel
Tindakan gubernur tersebut dinilai para pemuda terlalu hati-hati
Di daerah Makasar, Sulsel, Gubernur Sam Ratulangi berusaha menegakkan kedaulatan Indonesia  di wilayahnya dengan cara bertahap. Tindakan gubernur tersebut dinilai para pemuda terlalu hati-hati, oleh karena itu, mereka bergerak sendiri untuk menguasai pusat komunikasi, seperti stasiun radio dan markas polisi. Masuknya pasukan Sekutu dari Australia di Makasar, mengakibatkan gerakan pemuda Makasar berhasil dikuasai sekutu.
Gubernur Sam Ratulangi
11.   
Peristiwa Merah Putih di Biak
Biak, 14 Maret 1948
Sekutu bersama NICA berusaha melarang kegiatan politik dan pengibaran bendera Merah Putih
Berita Proklamasi kemerdekaan Indonesia sekalipun terlambat sampai juga di Papua. Rakyat Papua yang ada diberbagai kota, seperti Jayapura, Sorong, serui dan Biak memberikan sambutan yang hangat dan mendukung Proklamsi Kemerdekaan Indonesia. Para pemuda di berbagai kota mengadakan rapat umum mendukung kemerdekaan. Sekutu bersama NICA berusaha melarang kegiatan politik dan pengibaran bendera Merah Putih, namun para pemuda Papua tidak menhiraukan. Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 14 Maret 1948 terjadi peristiwa Merah Putih di Biak. Peristiwa ini diawali dengan adanya penyerangan tangsi militer Belanda di Soroako dan Biak. Selanjutnya, para pemuda Biak yang dipimpin oleh Joseph berusaha mengibarkan bendera merah putih di seluruh Biak. Usaha ini mendapat perlawanandari Belanda sehingga mengalami kegagalan. Beberapa pemimpin perlawananan berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.
Rakyat Biak
12.   
Serangan umum 1 Maret 1949
Yogyakarta, 1 Maret 1949
Dalam agresi militer II, Belanda berhasil menangkap para pemimpin politik dan menduduki ibukota RI di Yogyakarta. Belanda ingin menunjukkan kepada dunia bahwa pemerintahan RI telah dihancurkan dan TNI tidak memiliki kekuatan lagi
Untuk memudahkan penyerangan, maka dibentuk beberapa sektor yaitu:
a. sektor Barat dipimpin oleh Mayor Ventje Sumual,
b. sektor Selatan dan Timur dipimpin oleh Mayor Sardjono,
c. sektor Utara dipimpin oleh Mayor Kusno,
d. sektor Kota dipimpin oleh Letnan Amir Murtono dan Letnan Masduki.Pada malam hari menjelang serangan umum, pasukan-pasukan telah merayap mendekati kota dan melakukan penyusupan-penyusupan. Pagi hari tanggal 1 Maret 1949 sekitar pukul 06.00 WIB tepat sirene berbunyi, serangan dilancarkan dari segala penjuru kota. Letkol Soeharto langsung memimpin penyerangan dari sektor Barat sampai batas Jalan Malioboro. Rakyat membantu
memperlancar jalannya penyerangan dengan memberikan bantuan logistik. Dalam waktu enam jam kota Yogyakarta berhasil dikuasai TNI. Pada pukul 12.00 WIB tepat, pasukan TNI mengundurkan diri. Hal ini sesuai dengan rencana yang ditentukan sejak awal. Bersamaan dengan itu bantuan Belanda tiba dengan kendaraan lapis baja serta pesawat terbang. Belanda melakukan serangan balasan.

Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Letkol Soeharto